Tuliskan koding di bawah ini, maka akan didapatka sebuah bunyi
Fs=54000;
t=0:0.001:1.0;
y1=sin(2*pi*852*t);%+sin(2*pi*1209*t);
wavplay(y1,Fs)
plot(t,y1);axis([0 0.2 -1 1]);
title('Sinyal Sinus (f=852 Hz), sampling 8000 Hz')
Tuliskan koding dibawah ini, maka akan didapatkan bunyi sirine
fs = 8000;
f1 = 400;
dt=3/fs; %kecepatan gelombang amplitudo
dur=15.4; %durasi
t=0:dt:dur;
psi=6*pi*(100 + 200*t + 500*t.*t);
xx= 7.7*sin(psi);
sound(xx,fs);
Tuliskan koding dibawah ini, maka akan didapatkan bunyi NADA TOMBOL TELEPHONE
Fs=8000; t=0:0.001:1.5;
y1=sin(2*pi*852*t)+sin(2*pi*1209*t);
y2=sin(2*pi*770*t)+sin(2*pi*1477*t);
y3=sin(2*pi*770*t)+sin(2*pi*1477*t);
y4=sin(2*pi*697*t)+sin(2*pi*1209*t);
y5=sin(2*pi*697*t)+sin(2*pi*1336*t);
y6=sin(2*pi*697*t)+sin(2*pi*1209*t);
y7=sin(2*pi*941*t)+sin(2*pi*1477*t);
wavplay(y1,Fs)
wavplay(y2,Fs)
wavplay(y3,Fs)
wavplay(y4,Fs)
wavplay(y5,Fs)
wavplay(y6,Fs)
wavplay(y7,Fs)
Tuliskan koding dibawah ini, maka akan didapatkan bunyi suara burung
%File Name: lamp_04.m
%Oleh: Tri Budi Santoso
%Lab Pengolah Sinyal, EEPIS - ITS
%SOUND(Y,FS,BITS) plays the sound using BITS bits/sample if possible.
%Most platforms support BITS=8 or 16.
clear all;
load chirp %memanggil audio data (MAT files).
sound(y,Fs)
Tuliskan koding dibawah ini, maka akan didapatkan suara orang tertawa
%File Name: lamp_04.m
%Oleh: Tri Budi Santoso
%Lab Pengolah Sinyal, EEPIS - ITS
%SOUND(Y,FS,BITS) plays the sound using BITS bits/sample if possible.
%Most platforms support BITS=8 or 16.
clear all;
load laughter %memanggil audio data (MAT files).
sound(y,Fs)
Tuliskan koding dibawah ini, maka akan didapatkan suara gong
%File Name: lamp_04.m
%Oleh: Tri Budi Santoso
%Lab Pengolah Sinyal, EEPIS - ITS
%SOUND(Y,FS,BITS) plays the sound using BITS bits/sample if possible.
%Most platforms support BITS=8 or 16.
clear all;
load gong %memanggil audio data (MAT files).
sound(y,Fs)
Tuliskan koding dibawah ini, maka akan didapatkan suara haleluyaaaaa
%File Name: lamp_04.m
%Oleh: Tri Budi Santoso
%Lab Pengolah Sinyal, EEPIS - ITS
%SOUND(Y,FS,BITS) plays the sound using BITS bits/sample if possible.
%Most platforms support BITS=8 or 16.
clear all;
load handel %memanggil audio data (MAT files).
sound(y,Fs)
Tuliskan koding dibawah ini, maka akan didapatkan suara
%File Name: lamp_04.m
%Oleh: Tri Budi Santoso
%Lab Pengolah Sinyal, EEPIS - ITS
%SOUND(Y,FS,BITS) plays the sound using BITS bits/sample if possible.
%Most platforms support BITS=8 or 16.
clear all;
load splat %memanggil audio data (MAT files).
sound(y,Fs)
Tuliskan koding dibawah ini, maka akan didapatkan suara kereta
%File Name: lamp_04.m
%Oleh: Tri Budi Santoso
%Lab Pengolah Sinyal, EEPIS - ITS
%SOUND(Y,FS,BITS) plays the sound using BITS bits/sample if possible.
%Most platforms support BITS=8 or 16.
clear all;
load train %memanggil audio data (MAT files).
sound(y,Fs)
Tuliskan koding dibawah ini, maka akan didapatkan suara dengan syarat file aaa.wav ada dalam PC anda
%File Name: lamp_06.m
%Oleh: Tri Budi Santoso
%Lab Pengolah Sinyal, EEPIS-ITS
%WAVRECORD(N,FS,CH) me-record N sampel audio pada frekuensi FS Hertz
%dari CH channel input yang disediakan Windows WAVE audio device.
%Standar audio rate adalah 8000, 11025, 22050, dan 44100 Hz.
%Sample-sampel dikembalikan dalam suatu matrik dengan ukuran N x CH.
%Jika tidak ditetapkan maka, secara default FS=11025 Hz, dan CH=1.
clear all;
fs = 8000;
y = wavrecord(0.8*fs, fs, 'double');
wavplay(y,fs);
wavwrite(y,fs,’aaa.wav’);
t=1:length(y);
Matlab Audio
5
Praktikum AOK STMIK WUP
plot(t/fs,y)
grid on
title('Hasil Perekaman Suara')
ylabel('Nilai')
xlabel('waktu (detik)')
TUGAS MATLAB
PERBEDAAN COMMAND PROMPT PADA LINUX DAN WINDOWS
sistem operasi_kuis2
NAMA : ANIS ULINAZAH
NIM : DTI200901
MATKUL : SISTEM OPERASI
DOSEN : Jatmiko Indriyanto, M.kom
TUGAS KUIS 2
Tulis perintah DOS :
1. Pindah ke drive D:
2. Buat folder sistemoperasi1
3. Buat folder sistemoperasi2
4. Tampilkan isi drive D:
5. Tampilkan isi drive D:, berjejer kekanan
6. Tampilkan isi drive D:, perhalaman
7. Tampilkan isi drive D:, yg file hidden
8. Tampilkan isi drive D:, yg file system
9. Rubah nama folder sistemoperasi1 menjadi SO1
10. Copy semua file dari drive C: ke drive D:
11. Copy file dari C:\windows ke D:\SO1
12. Rubah nama file dari install.exe menjadi install.bat
13. Hapus folder sistemoperasi2
14. Tampilkan file berextention lnk didalam semua folder
15. Untuk mengetahui nama drive atau partisi
16. Melihat isi file config.txt
JAWAB
1.Untuk masuk pindah ke drive D: caranya adalah D:
2.Untuk membuat folder sistemoperasi1 caranya adalah MD: sistemoperasi1
3.Untuk membuat folder sistemoperasi2 caranya adalah MD: sistemoperasi2
4.Untuk menampilkan isi drive D: caranya adalah DIR
5.Untuk Menampilkan isi drive D:, berjejer kekanan caranya adalah DIR/W
6.Untuk Menampilkan isi drive D:, perhalama caranya adalah DIR/P
7.Untuk Menampilkan isi drive D:, yg file hidden caranya adalah DIR/AH
8.Untuk Menampilkan isi drive D:, yg file system caranya adalah DIR/AS
9.Untuk merubah nama folder sistemoperasi1 menjadi SO1 caranya adalah ren sistemoperasi1 so
10. Copy semua file dari drive C: ke drive D: caranya adalah copy c:*.* d:
11.Copy file dari C:\windows ke D:\SO1 caranya adalah copy c:\windows d:\SO1
12.Rubah nama file dari install.exe menjadi install.bat caranya adalah ren [install.exe] [install.bat]
13.Hapus folder sistemoperasi2 caranya adalah del tree sistemoperasi2
14.Tampilkan file berextention lnk didalam semua folder caranya adalah dir *.lnk
15.Untuk mengetahui nama drive atau partisi caranya adalah vol
16.Melihat isi file config.txt caranya adalah type config.txt
KESIMPULAN TUGAS MAKALAH TENTANG MOTHER BOARD
Mother Board merupakan board/papan induk atau main board dimana semua device dipasang mulai dari processor, memory, slot-slot untuk ekspansi, dll. Mainboard tak kalah penting dengan prosesor. Mainboard biasanya terbuat dari POLICARBON yaitu gabungan dari senyawa-senyawa karbon yang biasanya tahan panas. Policarbon ini dapat bertahan pada suhu hingga lebih dari 1000c. Dalam Mainboard ada yang disebut JUMPER, yaitu merupakan kabel-kabel penghubung yang mengatur agar komputer dapat hidup dan lampu indikator harddisk dapat menyala.
Fungsi mother board adalah Pusat pengendali yang mengatur kerja dari semua komponen yang terpasang padanya. Mengatur pemberian daya listrik pada setiap komponen PC. Lalu lintas data semuanya diatur oleh motherboard, mulai dari peranti peyimpanan (harddisk, CD-ROM), peranti masukan data (keyboard, mouse, scanner), atau printer untuk mencetak.
Cara kerja Motherboard adalah Dalam system computer, peripheral-peripheral akan saling terkoneksi di dalam mainboard dan dapat meneruskan instruksi melalui jalur-jalur pada board. Seluruh peripheral yang terkoneksi akan menjadi sebuah system computer yang utuh. Motherboard PC kita terdiri dari beberapa bus yang menghantarkan sinyal antar masing-masing komponen. Bus sering disebut juga dengan lintasan umum yang digunakan untuk transfer data. Jalur ini juga dapat untuk komunikasi antar dua buah komputer atau lebih.yang mana di dalam motherboard ini mempunyai tiga macam bus yang disusun secara hirarkis, bus yang lambat di hubungkan di bawah bus yang cepat. Setiap peripheral komputer terhubung pada salah satu dari bus-bus ini, dan chipset berfungsi sebagai jembatan atas bus yang berbeda
Yang harus diperhatikan dalam memilih ataupun merakit Mother Board adalah bahwa setiap Motherboard memiliki spesifikasi yang berbeda untuk setiap merek atau type antara lain :
1. Setiap Motherboard memiliki pasangan dengan processor tertentu, yaitu type socket atau slot yang tersedia untuk processor.
2. Kemampuan Motherboard untuk bisa di up-grade sampai dengan kecepatan processor berapa. Umumnya Motherboard mampu untuk di up-grade dengan mengganti processor. Informasi tentang hal ini sangat penting untuk pembelian motherboard dengan pertimbangan untuk bisa di up-grade.
3. Kapasitas memory RAM yang bisa dipasang pada motherboard semakin besar kapasitas memory yang disediakan semakin menguntungkan.
4. Slot yang tersedia untuk setiap jenis RAM, misalnya berapa slot yang disediakan untuk EDO RAM, SDRAM, dll.
5. Setting motherboard secara BIOS ( software ) atau secara jumper setting.
6. Jumlah slot untuk PCI dan ISA. Slot-slot tersebut sangat bermanfaat untuk penambahan peripheral seperti audio card.
7. Apakah motherboard support untuk untuk AGP bagi VGA card, support AGP akan lebih menguntungkan untuk persediaan apabila diinginkan peningkatan kemampuan grafis dari computer dengan memasang AGP card.
8. Speed Bus untuk memory sampai dengan kecepatan berapa (66, 100, 133, 200, 400 Mhz )
9. Apakah VGA card dan audio card sudah onboard atau tidak.
10. Power Supply untuk Mother Board AT atau ATX atau Baby AT.
tugas assembly 3
1.PROGRAM INPUTAN
.model small
.code
org 100h
data:
jmp mulai
asal db'widya utama$'
kata db'masukan huruf yang dicari :$'
ket1 db'huruf ditemukan$'
ket2 db'huruf tidak ditemukan$'
mulai:
xor bx,bx ; cek panjang kalimat
cek:
mov al,asal[bx]; pindahkan asal [index] ke al
inc bx
cmp al,'$'
jne cek
dec bx
mov cx,bx
xor bx,bx
mov ah,9
mov dx,offset asal
int 21h
mov ah,2
mov dl,13
int 21h
mov dl,10
int 21h
mov ah,9
mov dx,offset kata
int 21h
mov ah,1
int 21h
ulang:
mov dl, asal[bx]
inc bx
cmp dl,'$'
je salah
cmp al,dl
jne ulang
jmp benar
salah:
mov ah,2
mov dl,13
int 21h
mov dl,10
int 21h
mov ah,9
mov dx,offset ket2
int 21h
jmp barisbaru
benar:
mov ah,2
mov dl,13
int 21h
mov dl,10
int 21h
mov ah,9
mov dx,offset ket1
int 21h
jmp barisbaru
barisbaru:
mov ah,2
mov dl,13
int 21h
mov dl,10
int 21h
int 20h
end data
output :
PROGRAM STACK
.model small
.code
org 100h
mulai:
mov bl,10
mov al,38
div bl
push ax
mov dl,al
add dl,30h
mov ah,2
int 21h
pop ax
mov dl,ah
mov ah,2
add dl,30h
int 21h
int 20h
end mulai
output :
PROGRAM STACK
.model small
.code
org 100h
mulai:
mov ax,15
mov bx,80
add ax,bx
mov bx,10
xor cx,cx
ulang:
xor dx,dx
div bx
push dx
inc cx
cmp ax,0
jne ulang
cetak:
pop dx
add dl,'0'
call cetak_k
loop cetak
int 20h
cetak_k proc near
mov ah,02
int 21h
ret
cetak_k endp
end mulai
output :
PROGRAM
.model small
.code
org 100h
TData:
jmp proses
test_angka DW 345
proses:
mov ax, test_angka
mov bx,10
xor cx,cx ;cx
ulang :
xor dx,dx
div bx
push dx
inc cx
cmp ax,0
jne ulang
cetak :
pop dx
add dl,'0'
mov ah,02
int 21h
loop cetak
int 20h
end Tdata
output :
tugas assembly 2
PROGRAM PENGURANGAN DENGAN 1 (DEC)
.model small
.code
org 100h
mulai:
mov ah,02h
mov dl,'D'
mov cx,4
ulang:
int 21h
DEC dl
loop ulang
int 20h
end mulai
penjelasan :
Program tersebut akan menghasilkan sebuah output yaitu DCBA
Mov cx,4 (program akan melakukan perulangan sebanyak 4x dengan nilai dari D terus berkurang satu)
dec dl (perintah untuk melakukan pengurangan terhadap nilai D)
Perintah DEC (Decrement) digunakan khusus untuk pengurangan dengan 1.
PROGRAM MENCELAK A,C,E,G...Y
.model small
.code
org 100h
mulai:
mov ah,02h
mov dl,'A'
mov cx, 13
ulang:
int 21h
inc dl
inc dl
loop ulang
int 20h
end mulai
output :
penjelasan :
Program tersebut akan menghasilkan sebuah output yaitu A,C,E,G...Y
Mov cx, 13 (Jumlah semua huruf abjad adalah 26, output yang kita inginkan adalah A,C..Y. nilai dari A ke C adalah selisih 2. Maka 26/2 hasilnya adalah 13 artinya kita hanya memerlukan perulangan sebanyak 13x)
PROGRAM UNTUK MENCETAK A-Z DAN Z-A
.model small
.code
org 100h
mulai:
mov ah,02h
mov dl,'A'
mov cx, 26
ulang:
int 21h
inc dl
loop ulang
mov dl,'Z'
mov cx, 26
ulang1:
int 21h
dec dl
loop ulang1
int 20h
end mulai
output :
penjelasan :
Mov dl, ‘A’ (program akan menjalan dimulai dari huruf A)
Mov cx, 26 (karena jumlah seluruh huruf 26, maka komputer akan melakukan perulangna sebanyak 26x)
Mov dl, ‘Z’ (program akan menjalankan dimulai dari huruf Z)
Mov cx, 26 (karena jumlah seluruh huruf 26, maka komputer akan melakukan perulangna sebanyak 26x)
Jika pada label pertama sudah menggunakan label ulang, maka pada label selanjutnya harus menggunakan nama label yang lain.
PROGRAM MEMBAT BACKGROUND HURUF BERWARNA (attribut karakter)
.model small
.code
org 100h
mulai:
mov ah, 09h
mov al,'Z'
mov bh,00h
mov bl,11001101b
mov cx,26
ulang:
int 10h
dec al
loop ulang
int 20h
end mulai
output :
Penjelasan :
Atribute :
Contoh Atribute :
Background : Hijau
Foreground : Biru
Intensitas : Rendah
BL = 00100001b
PROGRAM MENAMPILKAN KALIMAT (STRING)
.model small
.code
org 100h
mulai:
jmp proses
vcal db 'nama :ichi$'
vcal1 db 10,'alamat :bukateja$'
vcal2 db 10,'email : ichikucing@gmail.com$'
vcal3 db 10,'hobi : tidur$'
proses:
mov ah,09h
lea dx,vcal
int 21h
lea dx,vcal1
int 21h
lea dx, vcal2
int 21h
lea dx, vcal3
int 21h
int 20h
end mulai
output :
Penjelasan :
Vcal adalah nama dari variabel
Masing-masing variable harus berbeda nama dengan var yang lainnya dan
10 adalah kode supaya program melakukan enter
09, digunakan untuk TAB
LEA adalah perintah untuk mendapatkan alamat dari sebuah variable.
Syntaknya adalah : LEA variable
Contoh : lea dx, vcal
Int 21h berpasangan dengan int 20h berfungsi untuk menampilkan output ke layar.
PROGRAM INPUTAN MEMBUAT PASSWORD (inputan)
.model small
.code
org 100h
mulai:
jmp proses
vcal db 10, 'MASUKAN PASSWORD : $'
vcal1 db 'INCORRECT$'
vcal2 db 10,'WELLCOME GUYS.... :-) $'
proses:
mov ah, 09h
lea dx,vcal
int 21h
mov ah,07h
int 21h
cmp al,'Y'
je ya1
jne tidak1
ya1:
mov ah, 02h
mov dl, 2Ah
int 21h
mov ah,07h
int 21h
cmp al,'O'
je ya2
jne tidak2
tidak1:
mov ah,09h
lea dx,vcal1
int 21h
jmp proses
ya2:
mov ah,02h
mov dl, 2AH
int 21h
mov ah,07h
int 21h
cmp al,'U'
je ya3
jne tidak3
tidak2:
mov ah,09h
lea dx,vcal
int 21h
jmp proses
ya3:
mov ah,02h
mov dl,2Ah
int 21h
mov ah,07h
int 21h
cmp al,'R'
je ya4
jne tidak4
tidak3:
mov ah,09h
lea dx,vcal
int 21h
jmp proses
ya4:
mov ah,02h
mov dl,2Ah
int 21h
mov ah, 09h
lea dx, vcal2
int 21h
int 20h
tidak4:
mov ah, 09h
lea dx, vcal1
int 21h
jmp proses
end mulai
output :
Penjelasan :
Untuk melakukan penginputan bisa menggunakan service antara lain :
Mov ah,01 dengan int 21h
Mov ah,07 dengan int 21h
Mov ah,08 dengan int 21h
Program tersebut bekerja dengan cara membandingkan inputan dengan constanta yang yang disimpan didalam register AL.
Perintah JMP(Jump), sudah pernah kita gunakan, dimana perintah ini digunakan
untuk melompati daerah data program.
Perintah CMP(Compare) digunakan untuk membandingkan 2 buah operand.
JE
Lompat, jika Operand1 = Operand2 JNE
Lompat, jika Operand1 tidak sama
dengan Operand2
TUGAS ASSEMBLY 1
NAMA : ANIS ULINAZAH
N.I.M : DTI200901
Ayoo belajar assemly...!!
DASAR TEORI
A.Pengertian Assembly
Bahasa Assembly (Assembler) adalah merupakan salah satu dari sekian bahasa pemrograman yang tergolong dalah bahasa pemrograman tingkat rendah (low level language) dan hanya setingkat dengan bahasa mesin (machine language)
B.Kelebihan menggunakan Assembly
Hasil program memiliki tingkat kecepatan yang tinggi
Ukuran dari program lebih kecil
Sangat mudah untuk mengakses sistem komputer
C.Pengertian segment dan offset
Segment dan offset merupakan angka 16 bit (dipresentasikan dalam bahasa hexa) yang menunjukan suatu alamat tertentu di memory komputer. Pasangan segment : offset ini disebut juga alamat relatif. Selain alamat relatif, terdapat juga alamat mutlak berupa angka 20 bit (juga dipresentasikan dalam bil hexa). Alamat mutlak ini dapat dihitung dengan mengalihkan segment dengan 10 hexa dan ditambahkan dengan offset
D.Interrupt
Interrupt merupakan permintaan kepada microprocessor untuk melakukan suatu perintah. Ketika terjadi permintaan interupsi, microprocessor akan mengeksekusi interrupt handler, yaitu suatu program yang melayani interupsi. Setiap interrupt handler itu memiliki alamat masing-masing yang disimpan dalam bentuk array yang masing-masing terdiri dari 4 byte. Array ini disebut vektor interupsi.
E.Register
Register merupakan sebagian memory dari microprocessor yang memiliki kecepatan sangat tinggi. Dapat juga dianalogikan bahwa register merupakan kaki tangan dari microprocessor.
Register dibagi menjadi 5 bagian :
1.Segment register (16 bit) : register untuk menunjukan alamat dari suatu segment. Yang termasuk register ini :
a.CS (code segment) : Menunjukan alamat segment dari program yang sedang aktif
b.DS (data segment ) : menunjukan alamat segment dari data program (variabel)
c.SS (stack segment) : menunjukan alamat segment dari stack yang digunakan program
d.ES (extra segment) : merupakan register segment cadangan.
2.Pointer dan index register (16 bit) : register untuk menunjukan alamat dari suatu offset. Yang termasuk register ini :
a.SP (stack pointer) : berpasangan dengan SS (SS : SP)
b.BP (base pointer) : berpasangan dengan SS (SS : BP)
c.DI (destination index) : berpasangan dengan ES (ES : DI) dipakai untuk operasi string
a.SI (source index) : berpasangan dengan DS (DS : SI) dipakai untuk operasi string.
1.General purpose register (16 bit)
Register yang termasuk dalam kelompok ini adalah register AX,BX,CX dan DX yan
masing-masing terdiri atas 16 bit. Register- register 16 bit dari kelompok i
mempunyai suatu ciri khas, yaitu dapat dipisah menjadi 2 bagian dimana masing
masing bagian terdiri atas 8 bit, seperti pada gambar 4.1. Akhiran H menunjukka
High sedangkan akhiran L menunjukkan Low.
+ A X + + B X + + C X + + D X +
+-+--+--+-+ +-+--+--+-+ +-+--+--+-+ +-+--+--+-+
| AH | AL | | BH | BL | | CH | CL | | DH | DL |
+----+----+ +----+----+ +----+----+ +----+----+
Secara umum register-register dalam kelompok ini dapat digunakan untuk berbag
keperluan, walaupun demikian ada pula penggunaan khusus dari masing-masin
register ini yaitu :
a. Register AX, secara khusus digunakan pada operasi aritmatika terutama
dalam operasi pembagian dan pengurangan.
b. Register BX, biasanya digunakan untuk menunjukkan suatu alamat offset dari
suatu segmen.
c. Register CX, digunakan secara khusus pada operasi looping dimana register
ini menentukan berapa banyaknya looping yang akan terjadi.
b.Register DX, digunakan untuk menampung sisa hasil pembagian 16 bit. Pada
prosesor 80386 terdapat tambahan register 32 bit, yaitu EAX,EBX,ECX dan
EDX.
2.Index Pointer Register
Register IP berpasangan dengan CS(CS:IP) menunjukkan alamat dimemory tempat
dari intruksi(perintah) selanjutnya yang akan dieksekusi. Register IP juga merupakan
register 16 bit. Pada prosesor 80386 digunakan register EIP yang merupakan register
32 bit.
3.Flags Register.
Sesuai dengan namanya Flags(Bendera) register ini menunjukkan kondisi dari suatu
keadaan<>. Karena setiap keadaan dapat digunakan 1 bit saja, maka
sesuai dengan jumlah bitnya, Flags register ini mampu memcatat sampai 16 keadaan.
Adapun flag yang terdapat pada mikroprosesor 8088 keatas adalah :
- OF
akan bernilai 1.
- SF
- ZF
- CF
pada penjumlahan, bit ini akan bernilai 1.
- PF
akan bernilai 1 bila bilangan yang dihasilkan merupakan bilangan genap.
- DF
proses.
- IF
jika bit ini 0.
- TF
- AF
AAA.
- NT
menjaga jalannya interupsi yang terjadi secara beruntun.
- IOPL . Flag ini terdiri atas 2 bit dan digunakan pada
prosesor 80286 dan 80386 untuk mode proteksi.
- PE
- MP
terjadinya intruksi WAIT.
- EM
coprosesor 80287 atau 80387.
- TS
- ET
80287 atau 80387.
- RF
- VF
mikroprosesor akan memungkinkan dijalankannya aplikasi mode real pada
mode proteksi. Register ini hanya terdapat pada 80386 keatas.
Perintah –Perintah Debug :
• A : Merakit intruksi simbolik (kode mesin)
• D : menampilkan isi suatu daerah memori
• E : memasukan data ke memori yang dimulai
• G : run executable program ke memori
• N : menamai program
• P : eksekusi sekumpulan intruksi yang terkait
• Q : quit
• R : menampilkan isi satu atau lebih register
• T : trace isi sebuah intruksi
• U : unassembled kode mesin ke kode simbolik
• W : menulis program ke disk
***BEBERAPA CONTOH PROGRAM ASSEMBLY***
1.PROGRAM UNTUK MEMAMPILKAN SEBUAH KARAKTER
.model small
.code
org 100h
mulai:
mov ah,2
mov dl,'B'
int 21h
int 20h
end mulai
Cara menjalankan program :
1.Simpan Program yang sudah anda ketik dengan nama file Latihan1.asm
2.Gunakan TASM untuk membuat program obyek
C:\>tasm \tasm latihan1.asm
3.Gunakan TLINK untuk membangun excutable program
C:\>tasm\tlink/t latihan1.obj
4.Jalan program yang sudah anda buat
C:\>tasm>latihan1.com
Output :
penjelasan :
.Model small (program yang akan dibuat hanya membutuhkan memory kecil)
.Code berpasangan dengan org 100h (kita memberitahukan bahwa kita akan menggunkan kode segmen)
Mulai : (label, dan diakhir dengan label end mulai untuk membatasi kode inti)
Mov ah,2 (perintah menampilakan karakter yang disimpan dalam register DL)
Mov dl, “B” ()
Int 21h dipasangkan dengan int 20h (berfungsi untuk menampilkan sebuah karakter pada layar)
1.PROGRAM MENCATAK KATA
.model small
.code
org 100h
mulai:
mov ah,2
mov dl,'A'
int 21h
mov dl,'N'
int 21h
mov dl,”I”
int 21h
mov dl,'S'
int 21h
int 20h
end mulai
output:
penjelasan :
Inti dari program diatas sama dengan program menampilkan karakter “B” hanya ditambah perintah untuk mencetak karakter huruf lain yang diinginkan
1.PROGRAM PERULANGAN (LOOP)
.model small
.code
org 100h
mulai:
mov ah,02h
mov dl, 'A'
mov cx, 9
ulang:
int 21h
loop ulang
int 20h
end mulai
output :
Penjelasan :
Mov cx, 9 (perintah untuk melalukan perulangan sebanyak kita mau dalam perintah ini adalah 9x)
1.PROGRAM PERTAMBAHAN DENGAN 1 (INC)
.model small
.code
org 100h
mulai:
mov ah,02h
mov dl,'A'
mov cx,7
ulang:
int 21h
inc dl
loop ulang
int 20h
end mulai
output :
penjelasan :
Mov cx,7 (program akan melakukan perulangan sebanyak 7x dengan nilai dari A terus bertambah satu)
Inc dl (perintah untuk melakukan pertambahan terhadap nilai A)
Perintah INC (Increment) digunakan khusus untuk pertambahan dengan 1.
1.PROGRAM PENGURANGAN DENGAN 1 (DEC)
.model small
.code
org 100h
mulai:
mov ah,02h
mov dl,'D'
mov cx,4
ulang:
int 21h
DEC dl
loop ulang
int 20h
end mulai
output :






